Jumat, 16 Oktober 2015

Batasan waktu shalat subuh

Sebenernya, ini unek unek dah lama. Hal inipun pernah diutarakan dan disampaikan pada beliau. Mungkin pembaca bingung akan apa maksudku...hehe. Ok lah, aku kasih tau aja. Aku tuh suka gemes sama mertuaku. Karena,semenjak beliau mulai rajin shalat, kok waktu shalat subuhnya bikin aku mengernyitkan kening.

Sejujurnya, aku juga bukan pandai dalam ilmu agama. Tapi seingat dan sepengetahuanku, shalat subuh itu waktu paling sedikit dan singkat. Hanya sampai terbit fajar aja, yang menurut pengertianku adalah saat mulai langit terang atau mataharinya nongol.
Sedang mertuaku, rata2 bangun jam 6-7 pagi. Itu udah teraaaanng...apalagi di langit jakarta.

Sebelum aku mengutarakan pada beliau,maka aku perlu info dulu atau ilmu yang benernya dulu nih..
Di blog ini ada panduan waktu2 shalathttps://qurandansunnah.wordpress.com/2010/05/27/awal-waktu-dan-batas-akhir-waktu-sholat/ . tapi kok aku ga nemuin waktunya itu dalam waktu indonesia atau Jam-nya ya? Ada yang bisa bantu ga ya??

Senin, 04 Maret 2013

Humor : Seusia

"Se-usia"
Hari ini jadwalku pergi ke Dokter Gigi. Ini salah satu dokter gigi yang direkomendasikan teman.

Di dinding ruang tunggu kamar praktek dokter, terpampang banyak sertifikat penghargaan. Sambil menunggu giliran, iseng aku membaca sertifikat2 itu.

Dipojok lembar sertifikat, ada sebuah foto lelaki tua, beruban, berkacamata tebal, kelopak matanya menghitam dan garis ketuaan ditiap lekuk wajahnya. Aku tertegun sejenak memandangi wajah itu. Seperti wajah yang pernah kukenal.

Tak berapa lama, giliranku tiba.

Kilas balik,aku ingat sekali lelaki ini. Dulu begitu tampan, penuh percaya diri, jadi rumpian para gadis disekolahku. Sungguh perubahan yang berbalik saat ini. Dia terlihat tuaaaaa banget.
Kuikuti semua proses pemeriksaan. Kutunggu apa dia akan bertanya dan mengenalku. Tapi Sampai akhirnya, kuberanikan diri untuk bertanya.

Aku : dokter, apa anda dulu pernah bersekolah di SPPN Bogor?

Dokter : ya, apa anda juga sekolah disana?

Aku : ya dokter. Angkatan tahun berapa dok?
Dokter : 89 (sambil menilik2 wajahku)

aku : dok, kita pernah dikelas yang sama loh..
.
Dokter itu makin penasaran. Memandangiku dengan wajah tuanya yang keriput, rambut penuh ubannya, tangannya yang aga gemetar, matanya mengernyit kadang melotot mempertegas pandangannya ke arah ku...
Lalu diapun bertanya : oya...anda mengajar apa ya dikelas saya?

Oalaaaahhhh ...ternyata dimatanya aku tampak lebih tua dibanding dia......:(:D

Humor : Mission Impossible



"Mission Impossible"

 

Dua Pria paruh baya terlibat percakapan,

Pria 1 : aku akan menonton "Mission Impossible" malam ini..

Pria 2 : oya, film itu tayang malam ini di TV kabel ya...

Pria 1 : bukan Film kok....aku sudah membelikan beberapa jeans stretch sesuai permintaan istriku. Dia ingin memakainya nanti....:D

Yang Terpikir Hari ini....



Manusia bisa saja lupa pada apa yang pernah diucapkannya,
juga lupa pada apa yang pernah dilakukan...

Tapi banyak orang yang tidak bisa lupa apa yang orang lain perbuat pada hatinya......

-Matrie-

Senin, 21 Januari 2013

Humor : Jam



Seorang Pria terbangun setelah kematiannya. Dia kaget mendapati dinding di "alam lain" itu penuh dengan jam.

Lalu, Dia bertanya pada malaikat penjaga disana.

Pria : untuk apa jam sebanyak ini?
Malaikat : itu jam penanda kebohongan manusia. Tiap manusia punya satu jam. Dan setiap mereka melakukan kebohongan, jarum jam akan bergerak.

Pria : lalu, jam siapa ini? Jarumnya tidak bergeser sama sekali?
Malaikat : oh itu jam Mother Theresa. Dia tidak pernah berbohong kalo bicara.

Pria : tapi disini tidak ada jam2 untuk politisi Indonesia? Kenapa?
Malaikat : oh..untuk yang itu, kami taruh dikantor sebagai Kipas Angin!

Thought of The Day



(jika tak dapat terbang, berlarilah...
Jika tak dapat berlari, berjalanlah....
Jika tak dapat berjalan, merangkaklah...

Terus melangkah....)

Berjalan sendiri, untuk mengetahui apa yang bisa kudapat, dapatkan apa yang kubisa....


(Indrie matrie)

Note for my Daughter




Anakku,

Mungkin suatu saat kau jatuh cinta pada seseorang yang tampan.

Tapi kelak, kau akan hidup dengan "karakternya" bukan ketampanannya..

Sabtu, 30 Juni 2012

Indrie Matrie: Renungan : Iman or Keyakinan

Indrie Matrie: Renungan : Iman or Keyakinan: Profesor: Apakah Anda seorang Muslim, Nak? Mahasiswa: Ya, Pak. Prof: Jadi, Anda percaya pada ALLAH? Mahasiswa: Tentu saja, Pak. Prof...

Renungan : Iman or Keyakinan

Profesor: Apakah Anda seorang Muslim, Nak?

Mahasiswa: Ya, Pak.

Prof: Jadi, Anda percaya pada ALLAH?

Mahasiswa: Tentu saja, Pak.

Prof: Apakah Tuhan baik?

Siswa: Tentu!

Prof: Apakah Tuhan mahakuasa?

Siswa: Ya.

Prof: Saudaraku meninggal karena kanker meskipun dia berdoa kepada Tuhan untuk menyembuhkannya. Kebanyakan dari kita akan mencoba untuk membantu orang lain yang sakit. Tapi Tuhan tidak. Bagaimana mungkin Tuhan ini baik itu? Hmm?

(Mahasiswa diam.)

Profesor: Anda tidak dapat menjawab, bukan? Mari kita mulai lagi, anak muda. Apakah Tuhan baik?

Siswa: Ya.

Prof: Apakah setan baik?

Siswa: Tidak.

Prof: darimana setan berasal?

Siswa: Dari ... Tuhan ...

Prof: Itu benar. Katakan padaku anak, apakah ada kejahatan di dunia ini?

Siswa: Ya.

Prof: Kejahatan di mana-mana, bukan? Dan ALLAH memang membuat segalanya. Benar?

Siswa: Ya.

Prof: Jadi siapa yang menciptakan kejahatan?

(Siswa tidak menjawab.)

Prof: Apakah ada penyakit? Imoralitas? Kebencian? Keburukan? Semua hal yang mengerikan ada di dunia, bukan?

Siswa: Ya, Pak.

Prof: Jadi, siapa yang menciptakan mereka?

(Mahasiswa itu tidak memiliki jawaban.)

Prof: Ilmu pengetahuan mengatakan bahwa Anda memiliki 5 Sense yang bisa Anda gunakan untuk mengidentifikasi dan mengamati dunia di sekitar Anda. Katakan padaku, anak muda, apakah Anda pernah melihat ALLAH?

Siswa: Tidak, Pak.

Profesor: Beritahu aku  jika Anda pernah mendengar Tuhan mu?

Siswa: Tidak, Pak.

Prof: Apakah Anda pernah merasa Tuhan mu, menyentuh Tuhan mu, mencium Tuhan mu? Apakah Anda pernah memiliki persepsi indrawi Tuhan dalam hal ini?

Siswa: Tidak, Pak. Sayangnya aku belum.

Profesor: Namun Anda masih percaya kepadaNya?

Siswa: Ya.

Prof: Menurut empiris, Protokol yang dapat didemonstrasikan, sains menyatakan bahwa Tuhanmu tidak ada. Apa yang Anda katakan itu, nak?

Siswa: Tidak ada. Saya hanya memiliki iman saya.

Prof: Ya, iman.....?!

Siswa: Professor, apakah ada yang namanya panas?

Prof: Ya.

Siswa: Dan apakah ada yang namanya dingin?

Prof: Ya.

Siswa: Tidak, Pak. Tidak ada.

(Teater kuliah menjadi sangat tenang dengan keadaan ini.)

Siswa: Pak, Anda dapat memiliki banyak panas, bahkan lebih panas, super panas, mega panas , agak panas, sedikit panas atau tidak panas. Tapi kita tidak memiliki sesuatu yang disebut dingin. Kita dapat mencapai 458 derajat di bawah nol yang tidak panas, tetapi kita tidak bisa pergi lebih jauh setelah itu. Tidak ada yang namanya dingin. Dingin hanyalah SEBUAH KATA yang kita gunakan untuk mendeskripsikan ketiadaan panas. Kita tidak bisa mengukur dingin. Panas adalah energi. Dingin bukanlah kebalikan dari panas, Pak

(Suasana menjadi hening, hanya terdengar sesuatu benda jatuh diruangan itu....)

Siswa: Bagaimana dengan kegelapan prof? Apakah ada yang namanya kegelapan?

Prof: tentu...bagaimana ada malam jika tidak ada kegelapan?

Siswa: Anda salah lagi, Pak. Kegelapan adalah tidak adanya sesuatu. Anda dapat memiliki cahaya rendah, cahaya normal, cahaya terang, cahaya berkedip. Tapi jika Anda memiliki cahaya tidak terus-menerus, Pada saat Anda tidak memiliki apa-apa, keadaan seperti itupun sering disebut dalam kegelapan. Bahkan, kita sering lebih jatuh daam kegelapan yang dalam bukan?

Prof: Apa maksud dari semua ini anak muda?

Siswa: Pak, poin saya adalah premis filosofis Anda adalah cacat.

Prof: Bagian mana yang cacat? Bisakah Anda menjelaskan?

Siswa: Pak, Anda bekerja pada premis dualitas. Anda berpendapat ada kehidupan dan kemudian ada kematian, Tuhan yang baik dan Tuhan jahat. Anda melihat konsep Tuhan sebagai sesuatu yang terbatas, sesuatu yang dapat diukur.Pak, Science bahkan tidak bisa menjelaskan pikiran. Itu menggunakan listrik dan magnet, yang kadang bisa dilihat sebagian orang, tapi tidak dapat memahaminya. Untuk melihat kematian sebagai lawan kehidupan adalah pengabaian fakta bahwa kematian tidak dapat eksis sebagai hal yang substantif.

Kematian bukanlah lawan dari kehidupan: hanya tidak adanya itu. Sekarang katakan, Profesor, apakah anda mengajar mahasiswa bahwa mereka berevolusi dari kera?

Prof: Jika anda mengacu pada proses evolusi alami, ya, tentu saja, saya lakukan.

Siswa: Apakah Anda pernah mengamati evolusi dengan mata anda sendiri, Pak?

(Profesor menggelengkan kepalanya sambil tersenyum, mulai menyadari argumen yang terjadi.)

Siswa: Karena tidak seorang pun pernah mengamati berlangsungnya proses evolusi dan bahkan tidak dapat membuktikan proses ini sebagai upaya. Bukankah anda sedang mengajarkan opini anda, pak? Apakah anda bukan ilmuwan tapi pengkhotbah?

(Kelas itu gempar.)

Siswa: Apakah ada orang di kelas ini yang pernah melihat otak Profesor?

(Kelas pecah menjadi tawa.)

Siswa: Apakah ada seseorang di sini yang pernah mendengar otak Profesor, merasakannya, menyentuhnya atau menciumnya? Tampaknya tidak seorang pun telah melakukannya. Jadi, menurut Peraturan mapan empiris, Protokol Stabil, didemonstrasikan, sains mengatakan bahwa Anda tidak memiliki otak, pak. Dengan segala hormat, Pak, bagaimana kita kemudian percaya kuliah Anda, Pak?

(Ruangan itu hening Profesor menatap siswa, raut wajahnya tak terduga..)

Profesor: Saya kira Anda harus membawa mereka pada iman, Nak.

Siswa: Itu itu benar pak ... Tepat! Hubungan antara manusia & Tuhan adalah KEYAKINAN. Itu saja yang membuat hal hidup dan bergerak.

Indrie Matrie: Cerita Inspirasi : Kentang dan Benci

Indrie Matrie: Cerita Inspirasi : Kentang dan Benci: Guru bertanya: "Anak-anak, bagaimana rasanya membawa kentang2 itu selama satu minggu? Anak-anakpun saling berebutan menjawab. Yang kesemua...

Cerita Inspirasi : Kentang dan Benci

Seorang guru TK telah memutuskan untuk membiarkan murid-murid di kelasnya hanya bermain.

Guru mengatakan kepada setiap anak di kelas untuk membawa kantong plastik berisi kentang.
Setiap kentang akan dituliskan sebuah nama, orang yang paling dibenci oleh masing2 anak,

Kemudian, kentang yang telah ditulis nama2 tadi harus diberi tali, untuk menggantung kentang tersebut. Kentang yang telah dibuat seperti kalung itu, kelak akan digantung dan dipakaikan pada anak2 tersebut.

Jadi, ketika hari itu tiba, setiap anak membawa beberapa kentang dengan nama2 orang yang dibencinya. Jumlah kentang mereka tidak sama. Beberapa anak memiliki 2 kentang, beberapa 3 sementara beberapa sampai 5 kentang. Guru kemudian memerintahkan, agar mereka selalu membawa kentang2 itu kemana mereka pergi sekalipun ke toilet, selama satu minggu lamanya.

Hari  hari berlalu, dan anak-anak mulai mengeluh karena bau yang tidak sedap yang disebabkan kentang yang mulai membusuk. Selain itu, mereka memiliki 5 kentang juga harus membawa tas yang lebih berat. Setelah 1 minggu, anak-anak merasa lega karena permainan itu akhirnya berakhir ....
 
Guru bertanya: "Anak-anak, bagaimana rasanya membawa kentang2 itu selama satu minggu?
Anak-anakpun saling berebutan menjawab. Yang kesemuanya  mengeluarkan rasa frustrasi mereka dan mulai mengeluh masalah karena mereka  harus membawa kentang berat dan bau kemana pun mereka pergi.

Kemudian guru mengatakan kepada mereka makna tersembunyi di balik permainan. Sang guru berkata: "Ini adalah persis situasi ketika kalian membawa kebencian untuk seseorang di dalam hatimu  Bau busuk kebencian akan mencemari hati  ke manapun  pergi.

Jika kalian tidak bisa mentolerir bau kentang busuk hanya untuk 1 minggu, bisa dibayangkan apa rasanya memiliki bau kebencian di dalam hati  untuk seumur hidupmu? "




Cinta sejati bukan berarti mencintai orang yang sempurna. tapi mencintai orang yang tidak sempurna dengan sempurna!!

Minggu, 24 Juni 2012

Indrie Matrie: Puisi : Menikmati Menjadi Diriku

Indrie Matrie: Puisi : Menikmati Menjadi Diriku:           Menikmati menjadi diriku.. Menangkap harap, mimpi dan sedih Berpacu dengan rencana-rencana dan hari esok Bilapun sua...

Indrie Matrie: Puisi : Khianat!

Indrie Matrie: Puisi : Khianat!: "Khianat!" Kukira aku mengenalku bahwa percaya yang kumiliki sama dengan yang kau miliki bahwa tawa yang pecah dalam butiran tulusku, ...

Indrie Matrie: Cerita Inspirasi : Tuhan Tidak Pernah Salah (2)

Indrie Matrie: Cerita Inspirasi : Tuhan Tidak Pernah Salah (2): Seorang raja yang tidak percaya akan kebaikan Tuhan. Dia mempunyai seorang pelayan yang setia, yang selalu mengingatkan sang Raja pada se...

Indrie Matrie: Cerita Humor : Bulan Madu Di Rumah Saja

Indrie Matrie: Cerita Humor : Bulan Madu Di Rumah Saja: Badrun dan Imas baru saja menikah. Tapi karena masalah keuangan, mereka tidak berencana pergi berbulan madu. Maka, mereka memutuskan malam...

Cerita Humor : Bulan Madu Di Rumah Saja


Badrun dan Imas baru saja menikah. Tapi karena masalah keuangan, mereka tidak berencana pergi berbulan madu. Maka, mereka memutuskan malam pertama mereka untuk pulang menginap dirumah orangtua Badrun.

Keesokkan paginya, sebelum berangkat sekolah, Usep adik Badrun bertanya pada ibunya

Usep : Bu, apakah kak Badrun dan Kak Imas sudah bangun?
Ibu : belum...
Usep : Ibu mau tahu ga, apa yang kepikirkan?
Ibu : tidak, ibu tidak mau mendengarnya..

Siang harinya, Usep pulang dari sekolah. Dia bertanya lagi pada Ibunya

Usep : Ibu, apa kak Badrun dan Kak Imas sudah bangun?
Ibu : belum...
Usep : Ibu mau tau apa yang kepikirkan?
Ibu : tidak nak, aku ga mau dengar apa yang kamu pikirkan..

Lalu sore hari sepulang dari mengaji, Usep kembali bertanya pada Ibunya

Usep : Bu, kak Badrun dan Kak Imas sudah bangun belum?
Ibu : belum juga tuh..
Usep : ibu mau tahu ga apa yang kepikirkan?
Ibu : baiklah, katakan apa yang kau pikirkan..
Usep : semalam kak Badrun masuk kamarku. Dia meminta vaseline. Dan sepertinya, aku memberi dia "lem" untuk mainan pesawat terbangku deh......

puisi : Bunga yang gugur


 




Bunga gugur
diranjang panas semalam
mataharipun pergi

bunga terkulai

tak punya daya menengadah embun
kupukupu benci

bunga hilang putik..

Batang perih tanpa sari
lumut menggigil..

Ibu ditingkap langit
menatap bunga dihujat bebatu...
Isaknya darah...