Sabtu, 10 September 2011

Yang tertuju..Padamu! (bag. 1)

" Hampir....."



Hampir...
Hampir saja kita melakukannya...
Rindu lalu menyulut birahi jadi api
Lalu, bara menggantung diujung ranjang
Mentertawakan kena'ifan kita




 Mencibir geram yang takut bermain cinta
Sesungguhnya,
Aku sudah menunggu waktu ini bertahun lalu
Membayangmu saja sudah membuat gelepar
Nyatanya, kita terkapar tanpa klimaks

Aku sudah merindumu dalam setiap nafas'
Bicara cintapun, tak cukup!
Genggam saja tanganku..
Mari menari dalam kelembutan..

Hampir...
Hampir saja kau tahu benakku...

--------------------------------------------------------------------------------------------------------



" Tersesat "


Saat hatimu mulai meranggas, kekeringan
Hatiku baru bertumbuh

Saat kau menapak di gempita kesukaan
Aku terpuruk di kegamangan lazuardi
 
Bagai menembus langit malam
Aku tersesat menghindarimu

Saat kembali temukan cahaya
Kau bukan lagi yang mencintaiku bagai dulu..

Lautpun menangis...

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar