Selasa, 18 Oktober 2011

"5 MITOS TENTANG AIR"




Air adalah zat yang menakjubkan!. Kita tidak bisa hidup tanpa air, dan sebagian besar dari tubuh kita..ya air itu. Jadi tidak heran bila sejumlah besar kebenaran dari sebuah mitos mengenai air, berhubungan dengan kesehatan. Disini akan hanya akan diulas hanya 5 Mitos teratas mengenai air.


Mitos 1 : Kita harus minum 8 gelas sehari untuk menghindari dehidrasi

Ada benarnya kepercayaan    mengenai minum gelas air sehari harus delapan gelas, tapi itu bila dilakukan oleh produser air-air kemasan untuk mempromosikan produk mereka. Kandungan air yang yang setara dengan 8 gelas air tidak melulu bersumber dari air itu saja, tapi bisa dari aneka macam buah-buahan dan sayur-sayuran yang juga didalamnya mengandung 80%-90% air, juga termasuk susu, teh dan kopi.

Dalam kondisi panas, badan kita pasti berkeringat. Jadi cukup minum untuk mengganti cairan yang terbuang dengan minum minuman yang tidak mengandung alkohol, itu sudah cukup. Tubuh kita juga akan mengatur dengan sendirinya kadar air dalam tubuh. Bila kelebihan, tubuh akan menyingkirkannya melalui keringat ataupun urine. Sedang bila kekurangan, kita akan merasa haus dan dipaksa untuk minum.


Mitos 2 : Teh, kopi dan minuman lainnya hanya akan membuat dehidrasi

Teh maupun kopi memang benar mengandung kafein yang memiliki efek diuretik(selalu ingin buang air kecil) yang juga memiliki kandungan air yang memang kurang dari kadar air pada umumnya.

Tapi, teh maupun kopi tetap dapat memberi kontribusi terhadap kandungan air dalam tubuh.


Mitos 3 : Air tidak berbahaya (kecuali tenggelam dalam air..hehe)

Secara umum air adalah zat non toksik. Tetapi, bukan berarti juga minum terlalu banyak. Minum air terlalu banyak dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, atau kata lainnya disebut 'keracunan air'.

Atlet dalam olahraga ekstrim seperti pelari marathon, pasti tau benar efek dari kondisi ini. Kegiatan mereka menyebabkan mereka berkeringat yang akhirnya menyebabkan kehilangan banyak cairan elektrolit maupun sodium dalam tubuh meeka.

Tetapi jika mereka mengkomsumsi banyak air dalam waktu singkat tanpa mengganti elektrolit yang hilang, kadar sodium dalam darah akan turun sangat berpotensi mengancam keselamatan nyawa.





Mitos 4 : Air Botol lebih aman daripada Air Kran

Apakah Anda minum minuman yang mengandung cairan bahan kimia,yang mungkin telah terkontaminasi pestisida, pupuk buatan, radio aktif ataupun limbah lingkungan? Maka Anda pasti lebih memilih untuk membayar 1.500 kali lipat untuk air minum dari botol plastik.

Air kran mempunyai peraturan yang ketat akan kesehatan dan syarat keselamatan. Air kran mengalami tes yang terus menerus hingga air layak untuk diminum.

Sedang Air kemasan, datangnya juga dari sumber yang sama : Kran! Banyak air kemasan dengan standar rendah. 

Nah, Anda bisa pilih sendiri yang mana menurut Anda yang paling aman, sehat dan hygienis.


Mitos 5 : Air dapat membantu Anda menurunkan berat badan

Sebenarnya, mitos itu ada benarnya juga, tapi tidak semuanya benar. 
Jadi, kembali ke Mitos 1, Minuman bebas kalori, bebas gula lebih baik untuk mencukupi asupan cairan dalam tubuh daripada minum minuman ringan yang manis dan berkalori tinggi. 
Nah yang ini menurut penelitian, Anda dianjurkan minum air putih setengah liter sebelum Anda makan, jadi itu akan membantu Anda makan lebih sedikit. Tapi air tidak dapat membantu mengurangi lemak dalam tubuh dengan cara apapun!.






Semoga bermanfaat...........


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar