Jumat, 14 Oktober 2011

"GENIUS DAN KE-GILA!-AN.....BEDA TIPIS"




Tidak ada Jenius yang Hebat tanpa sentuhan 'kegilaan', kata mereka. Dan sekarang, sebuah penelitian baru menemukan bahwa hanya beda tipis antara jenius dan gila karena keduanya berbagi gen tertentu.

Para Ilmuwan telah menemukan bahwa orang-orang yang kreatif memiliki gen yang disebut Neuregulin 1, secara umum dikaitkan dengan psikosis dan depresi. Pada kenyataannya, memainkan peran dalam perkembangan otak. Tetapi avariant dari itu adalah terkait dengan penyakit mental seperti szikofrenia dan gangguan bipolar.

Pemimpin Ilmuwan Szabolcs Keri dari Universitas Semmelweis di Hongaria mengatakan ini adalah penelitian pertama yang menunjukkan bahwa varian genetik yang berhubungan dengan psikosis mungkin memiliki beberapa fungsi yang bermanfaat.

Faktor Molekuler yang longgar yang terkait dengan gangguan mental berat, tetapi bila dimiliki orang yang sehat mentalnya memungkinkan orang menjadi berpikir lebih kreatif (dikutip dari Daily Telegraph).

Untuk penelitian ini, para Ilmuwan merekrut sejumlah relawan yang menganggap diri mereka sangat kreatif.

Untuk mengukur kreatifitas, para relawan diminta untuk menanggapi serangkaian pertanyaan yang tidak biasa. Misalnya, bila awan terkulai sampai ke bumi, apa yang akan terjadi?.

Subjeck diberi skor berdasarkan orisinalitas dan fleksibilitas jawaban mereka. Para relawan juga menyelesaikan kuesioner tentang prestasi seumur hidup mereka sebelum para peneliti mengambil sampel arah mereka.

"Hasil penelitian menunjukan hubungan yang jelas antara kreatifitas Neuregulin 1. Relawan dengan variant gen lebih mungkin untuk memilikiskor yang lebih tinggi  pada penilaian kreatifitas dan prestasi kreatif mereka seumur hidup daripada relawan dengan bentuk gen yang berbeda" Kata para peneliti. Penelitian ini dipublikasikan dalam journal Psychological Science.




sumber : dilsedesi grup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar