Selasa, 11 Oktober 2011

" Kerut yang Kerut..!! "- dari catatan FBku 270810




Menatapku di cermin resah sekap senyum tertahan

Garis diantara lekuk kelokan raut merona renta

Dan,
hari ini kau tambahkan lagi kerutan disetiap sisi mata lelah isyarat tak terbaca

Guratan jejak linang yang diam perih tanpa sedu sedan

(Sayang...kerutan hari ini tertoreh dari penat, anak kita yang meminta baju seragam olahraga yang sobek waktu bermain bola di sekolah bersama teman-temannya, itupun dulu kubeli hasil mencicil dari uang hasil cuci setrika di juraganku)

Kerut demi kerut kau lukis diwajahku

Sampai belum uzur, tenggelamkanku dalam ketuaan

KAU PELUKISNYA!!





Dan ini puisi dari Mas Wilu Ningrat yang mempesonaku :



BAGI: INDRIE IIN MATRIE ~ PUISI PENDEK WILU #13

oleh Wilu Ningrat pada 31 Agustus 2010 jam 15:58



lukisan djirna m.d. "untitled"

KERUT
indrie ‘iin’ matrie

pada sekujur tembok putih rumahmu, 
kutemui garis serupa
drapheri yang sabtu kemarin engkau sebut itu adalah Kerut!

“kau lihat kan wilu?” katamu sengit, “bukan cuma dahi, pipi,
sudut alis, perut, bahkan segala dinding rumah ini pun telah
sarat kerut!”

aku menyapu tatap ke sisi-sisi semua arah bagian rumahmu
lalu ke wajahmu, “temperatur Ranjangmu?” tanyaku  serius
“juga ikut kerut?!

“kalau itu sih, serupa otakmu, wilu!” jawabmu sembari tinju
manja lengan kananku dan melempar daun pintu, brakkk!!!

________
8.2010.13.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar