Rabu, 14 Desember 2011

"BUTA"



Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena dia buta.

Dia membenci semua orang kecuali kekasih yang mencintainya. Kekasih yang selalu ada untuknya. Dia selalu mengatakan kasihnya : "Kalau saja aku bisa melihat dunia, aku akan menikah denganmu"  
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya. Ketika perban dibuka pada hari itu, dia bisa melihat segalanya, termasuk kekasihnya!.
 

Lalu sang kekasih  bertanya padanya : "Sekarang kamu sudah bisa melihat dunia, maukah kau menikah denganku?".  Gadis itu melihat kekasihnya dan menyadari bahwa sang kekasih juga buta. Itu tentunya sangat mengejutkannya. Dia tidak pernah membayangkan, bahwa ternyata sang kekasih seorang yang juga buta. Dan Dia tidak dapat membayangkan, bila nantinya menikah dengan seorang yang buta. Dia tidak diharapkan itu. Membayangkan itu semua, gadis itu menolak untuk menikah dengannya.

Sang kekasih akhirnya meninggalkan pacarnya dengan menangis.  

Keesokkan harinya, sang 'mantan' kekasih menulis surat kepada gadis itu dan mengatakan : "Jaga baik-baik matamu, sayangku, karena sebelum itu jadi milikmu, itu adalah milikku!"
 
 

Catatan :
Manusia sering terlupa akan apa yang terjadi dalam hidup sebelumnya. Lalu semua berubah ketika status kitapun jadi berubah. Sejauh perjalanan hidup, yang mudah diingat adalah hal-hal yang menyakitkan.

Jadi, hari ini belum cukup tuk merenung bahwa HIDUP ADALAH ANUGRAH

Hari ini 

Sebelum  mengatakan kata-kata kasar - Pikirkan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum mengeluh tentang rasa makananmu -Pikirkan seseorang yang tidak memiliki apapun untuk dimakan.


Sebelum mengeluh tentang suami atau istrimu -Pikirkan seseorang yang menangis kepada Tuhan untuk seorang pendamping.


Sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu -Pikirkan seseorang yang pergi terlalu dini ke surga.


Sebelum mengeluh tentang anak-anakmu -Pikirkan seseorang yang menginginkan anak tapi mereka tidak mendapatkannya ..


Sebelum berdebat tentang seseorang yang mengotori rumahmu
Pikirkan orang-orang yang tinggal di jalanan.

Sebelum mengeluh tentang jarak mengemudiPikirkan seseorang yang berjalan kaki dengan jarak yang sama.


Dan ketika lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu -Pikirkan pengangguran, orang cacat, dan mereka yang berharap mereka punya pekerjaan yang kamu miliki sekarang.


Tapisebelum engkau berpikir untuk menunjuk jari atau mengutuk orang lain -
Ingatlah bahwa tidak satu pun dari kita  tanpa dosa.
 

Dan ketika hidup tampaknya akan menjatuhkanmu -Tersenyumlah, karena kau masih punya hidup.
 
==========================
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar