Sabtu, 10 September 2011

MyDearBlog: Yang tertuju..Padamu! (bag. 1)

MyDearBlog: Yang tertuju..Padamu! (bag. 1): " Hampir....." Hampir... Hampir saja kita melakukannya... Rindu lalu menyulut birahi jadi api Lalu, bara menggantung diujung ranjang...

Yang tertuju..Padamu! (bag. 1)

" Hampir....."



Hampir...
Hampir saja kita melakukannya...
Rindu lalu menyulut birahi jadi api
Lalu, bara menggantung diujung ranjang
Mentertawakan kena'ifan kita




 Mencibir geram yang takut bermain cinta
Sesungguhnya,
Aku sudah menunggu waktu ini bertahun lalu
Membayangmu saja sudah membuat gelepar
Nyatanya, kita terkapar tanpa klimaks

Aku sudah merindumu dalam setiap nafas'
Bicara cintapun, tak cukup!
Genggam saja tanganku..
Mari menari dalam kelembutan..

Hampir...
Hampir saja kau tahu benakku...

--------------------------------------------------------------------------------------------------------



" Tersesat "


Saat hatimu mulai meranggas, kekeringan
Hatiku baru bertumbuh

Saat kau menapak di gempita kesukaan
Aku terpuruk di kegamangan lazuardi
 
Bagai menembus langit malam
Aku tersesat menghindarimu

Saat kembali temukan cahaya
Kau bukan lagi yang mencintaiku bagai dulu..

Lautpun menangis...

 

Menerka Sunyi Sepimu...





Riuh suara-suara dibilik tanya,
bisingnya hilangkan nada-nada keRia-anmu
( Sungguh sepi...tanpa sunyi....)

Lagu-lagu bak semburan teror
Tebar renjana kata-kata tak bermakna
( Sungguh rindu sunyi...rindu sepi...)

Malam dilema, kelakar tuju kebodohan atau kesukaan
Jelang pagi merangkak, menjemput terik hidup yang kian menjepit
Senja menuai lelah lapar, sampai malam kembali hanya punya lelucon pedih seharian...
( Sungguh sunyi...sungguh sepi...)


Rebahlah kepapa-an.....


Notes : Puisi ini tentang mereka yang hidup dijalanan, seperti tukangsapu ataupun Nenek2 yang masih berjuang hidup sebagai penjual asongan......

Rabu, 07 September 2011

MyDearBlog: Mengapa Bisnis Jaringan Lebih Unggul? (part 1)

MyDearBlog: Mengapa Bisnis Jaringan Lebih Unggul? (part 1): KEUNGGULAN BESAR bisnis pemasaran jaringan adalah Anda tetap bisa bekerja dan sekaligus membangun bisnis sendiri secara paruh waktu. Invest...

Mengapa Bisnis Jaringan Lebih Unggul? (part 1)

KEUNGGULAN BESAR bisnis pemasaran jaringan adalah Anda tetap bisa bekerja dan sekaligus membangun bisnis sendiri secara paruh waktu. Investasi dan resikonya juga jauh lebih KECIL serta tersedia pendidikan dan dukunganyang membimbing Anda meraih kesuksesan. Selain itu, sistem pemasaran jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK sehingga puncak sistemnya terbuka bagi siapa saja. Tidak seperti  sistem korporat tradisional yang berbentuk PIRAMIDA, yang hanya mengijinkan satu orang mencapai puncak perusahaan. (Robert T. Kiyosaki, "Rich Dad's The Business School For People Who Like Helping People")

Bisnis network marketing atau pemasaran jaringan ternyata memiliki BANYAK keunggulan besar. Bahkan penulis buku terkenal "Rich ad Poor Dad", Robert T. Kiyosaki, meruntuhkan prasangka banyak orang selama ini yang menganggap bisnis bersistem piramida yang hanya menguntungkan orang yang berada di puncak bisnis tersebut.
Dalam bukunya, "Rich Dad's The Business School For People Who Like Helping People" Kiyosaki justru menyatakan sistem pemasaran jaringan adalah PIRAMIDA TERBALIK. Artinya, fokus utama bisnis ini adalah membawa makin banyak orang di kuadran business owner menuju puncak atau dengan kata lain puncak sistem terbuka bagi siapa saja.

Sebaliknya, sistem korporat tradisional yang selama ini kita kenal, justru adalah perusahaan dengan sistem piramida. Dalam bisnis tradisional ini, fokusnya adalah memiliki para karyawan (employee) dan orang yang bekerja sendiri (self employee) untuk bekerja pada mereka. Dan sistem ini hanya mengijinkan satu orang saja mencapai puncak perusahaan.
Sedangkan pada sistem pemasaran jaringan, yang menjadi salah satu kelebihannya adalah Andalah yang akan menciptakan aset. Yaitu, para pemilik bisnis sendiri (business owner) yang lain bekerja dibawah Anda dan tugas mereka kemudian adalah menciptakan para business owner lainnya bekerja dibawah mereka.

Karena itu, Kiyosaki menganjurkan kepada semua karyawannya untuk mempertimbangkan pemasaran jaringan sebagai bisnis paruh waktu mereka, sementara mereka juga bekerja pada bisnisnya secara purnawaktu.
Hal ini berarti bisnis pemasaran jaringan mengijinkan setiap orang yang terlibat didalamnya berada di dalam kuadran B (business owner), sekaligus juga berada di kuadran E (employee). Kuadran B ini sering disebut-sebut Kiyosaki di seri buku-bukunya terdahulu sebagai kuadran yang bisa membawa orang menjadi ultrakaya.

Untuk menjadi orang yang ultrakaya, menurut Kiyosaki, seseorang harus terlebih dahulu berada di kuadran B (business owner) dan I (investor). Namun biaanya hanya orang-orang kaya sajalah yang bisa berada di kuadran I. Karena untuk memperoleh investasi terbaik dibutuhkan uang yang sangat banyak. Sedangkan untuk berada di kuadran B, seseorang harus memiliki modal yang besar, dasar karakter dan kecerdasan emosional yang sangat bagus.
Artinya jika seseorang ingin berpindah dari kuadran E menuju kuadran B, maka dia membutuhkan perubahan secara mental, emosional, fisik dan spiritual. Karena itulah, Kiyosaki menyatakan mengapa rancangan pendidikan sebuah perusahaan pemasaran jaringan lebih penting dibandingkan produk dan rancangan kompensasinya.

Berdasarkan pengalaman dan pemngamatan Kiyosaki terhadap pebisnis-pebisnis sukses, faktor karakter dan kecerdasan emosional adalah faktor utama kesuksesan mereka. Begitu mereka memiliki karakter sebagai orang sukses, maka kesuksesan bisnis datang dengan sendirinya. Karena itulah, Kiyosaki menyarankan orang untuk memasuki bisnis pemasaran jaringan yang menyediakan pendidikan yang bagus untuk mengembangkan kecerdasan emosional, sekaligus keahlian bisnis Anda.

Disamping itu, bisnis jaringan juga mendidik orang yang bergabung dengan mereka untuk menjadi pemimpin. Nilai kepemimpinan inilah yang dinilai Kiyosaki begitu sangat berharga dalam menjalankan sebuah bisnis. Namun selain itu juga, Anda akan didampingi mentor yang akan selalu membimbing Anda, sehingga Anda tidak akan pernah merasa sendirian dalam menjalankan bisnis ini.

Berubahnya Aturan Dunia

Selain kelebihan pendidikan pembangunan karakter dan kecerdasan emisional, kelebihan lainnya dari bisnis pemasaran jaringan ini adalah investasi dan resikonya LEBIH KECIL dibandingkan bisnis traditional. Karena, seperti Kiyosaki saja harus menghadapi kegagalan dua kali dan kerugian ratusan ribu dollar sebelum memperoleh kesuksesan seperti sekarang. 

Namun, Kiyosaki mengingatkan untuk BERHASIL di bisnis pemasaran jaringan ini, sebaiknya motivasi utama bergabung dengan bisnis ini adalah membantu diri sendiri sebagai ALASAN PERTAMA dan membantu orang lain sebagai ALASAN KEDUA. Karena kebanyakan orang bergabung hanya untuk mencari uang. Dan kalau mereka tidak mendapat uang dalam beberapa bulan atau tahun pertama, mereka menjadi patah semangat, berhenti dan sering kali menyebarkan kejelekan tentang industri pemasaran jaringan.

Kiyosaki juga menambahakan, ke unggulan bisnis tidak diukur dengan seberapa banyak uang Anda peroleh, tetapi berapa banyak orang yang Anda bantu dan berapa banyak hidup orang yang Anda ubah. Karena memang ironinya, semakin banyak orang yang Anda bantu mengubah hidupnya, Anda semakin kaya!.


 

Senin, 05 September 2011

" Akhirnya............"

Karena dinding kita telah lama retak.
setiup bayu merebahkan dan keping-keping dalam kelukaan...

Sejenak sandarkan lelah 
Tak urung hentikan marah..

Tahukah kau?, aku masih merindumu
Yang dulu getarkan hasratku
Pada cita-cita dan mimpi masa depan...

Tahukah kau?, aku mendambamu pada stiap jeda sepi
dan malam-malam yang dibakar kecemburuan

Lalu aku sudah terbakar,
luluh lantak dan tak tersisa
Bukan karena tak cinta, tapi lelah dengan kelaraan menjemput cinta
Tulus dan rela menguap dilempengan awan yang panas
Seketika, kau menyadarinya....terlambat sudah...

Kini, aku melangkah bagai tak berkaki
Aku bernapas bagai tercekik jari liar
Tak punya lagi harap padamu, tak ada....

Tiang-tiang dan titian rapuh
Ternyata kita tak pernah sanggup untuk menopangnya
Bahkan rubuh pada waktu yang tak sedikitpun tepat
Siapa menduga? kau..atau aku?

Redamkan saja pedih!
Elegi ini merampas segala sukaku
Merejam sampai di kedalaman sukma
sampai mati rasa...

Sampai tiba dijalan ini,
Aku sudah berakhir, tak lagi separuh dengan hidupmu
Aku dijalanku...kau dijalanmu.....


( Akhirnya.................................. )

" Pada Senja Yang Terlewat...."





Masih hangat terasa sapa
Merekah disenyum yang jadi tanda tanya
Yang jadi perih
Yang jadi simbol
Simbol cerita yang lenyap di getir malam yang mengambang


Segores kenang menyusup menburu pada rindu terbendung
Karena aku lalai menghadirkan janji pada sinaran bulan demi bulan




Aku tak bisa lagi menjemput senyum senja itu
Karena kau bersembunyi hindari
Hindari aku dengan segenap ceritaku yang harusnya juga jadi ceritamu


Usaikan saja....usaikan ratapmu dalam desah
Sekejap kau berpaling dan menghilang
Aku mencari dalam doa-doa yang kutitipkan ditiap tetes embun,
ditiap noktah malam,
dan ditiap tiupan angin yang menujumu, kuharap....


( Aku mencium doamu,
pada senja demi senja yang terlewat.....)




Catatan :
Notes ini untuk mengenang "Ibu" atau "Oma" atau siapapun "Dia", yang selayaknya jadi "Ibu" atau "Oma" atau siapapun "Dia"