Sabtu, 14 Januari 2012

Cerita : Dia Lebih Sulit Dibanding Kamu...



Seorang dokter masuk rumah sakit di terburu-buru setelah dipanggil untuk sebuah operasi yang mendesak. Dia menjawab panggilan secepatnya, berganti pakaian dan pergi langsung ke ruang operasi. Ia menemukan seorang ayah yang gelisah bolak-balik di lorong rumah sakit sedang menunggu dokter. Setelah melihatnya, ayah itu berteriak:
"Mengapa Anda begitu terlambat datang? Tidakkah kau tahu bahwa kehidupan anak saya dalam bahaya? Apa kau tidak punya rasa tanggung jawab!?"

Dokter tersenyum dan berkata:
"Saya minta maaf, saya sedang tidak berada di rumah sakit dan saya datang secepat mungkin yang  saya bisa setelah menerima panggilan. Dan sekarang, aku ingin kau tenang sehingga saya bisa melakukan pekerjaan saya"

"Tenang?! Bagaimana jika anak Anda berada di ruangan ini sekarang, Apa Anda juga bisa tenang? Jika anak Anda sendiri meninggal sekarang, apa yang akan Anda lakukan??"Kata ayah itu dengan sangat marah.

Dokter itu tersenyum lagi dan menjawab: "Saya akan mengucapkan Innalilahii wainnailaihi roojiuun..karena, semua yang ada akan kembali padaNya. Seorang dokter tidak dapat memperpanjang hidup. Pergi dan berdoalah bagi kesembuhan putra Anda, kami akan melakukan yang terbaik dengan ridho Alloh"

"Saat seperti ini, Anda masih bisa memberi saran. Memberi saran itu perkara mudah.." gumam ayah.

Akhirnya, operasipun berjalan beberapa jam. Setelah itu, dokter keluar wajah bahagia,
"Syukurlah, anak Anda selamat!" Dokter itu langsung pergi, tanpa lagi menunggu pertanyaan Ayah itu yang masih penasaran dengan keadaan anaknya. Sambil berjalan pergi, dokter itu berkata : "Jika Anda memiliki pertanyaan, tanya saja  perawat!"

"Kenapa dia begitu sombong? Dia tidak bisa menunggu beberapa menit sehingga saya bertanya tentang keadaan anak saya " Komentar ayah, ocehnya pada perawat beberapa menit setelah dokter pergi.

Perawat itu menjawab, air mata turun diwajahnya : "Putranya meninggal kemarin dalam sebuah kecelakaan di jalan, dia berada di pemakaman ketika kami memanggilnya untuk operasi anak Anda. Dan sekarang bahwa ia menyelamatkan nyawa anak Anda. Dia terbutu-buru untuk pulang untuk menyelesaikan pemakaman anaknya"


 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar