Rabu, 18 Januari 2012

Sebuah PENJELASAN BAIK yang BURUK

Sebuah PENJELASAN BAIK yang BURUK


      
Istri pulang lebih awal dan menemukan suami di kamar tidur sedang bercinta dengan seorang wanita muda yang sangat menarik.

Dengan kesal dan marah, dia berteriak : "KURANG AJAR!" seraya menangis "Beraninya kau melakukan ini padaku,  seorang istri yang setia, ibu dari anak-anakmu! Sungguh terlalu! Aku ingin bercerai...segera! "

suami "Tunggu sayang,jangan marah dulu. Dengarkan penjelasanku dulu. Beri kesempatan aku menceritakan apa yang terjadi" 
  
istri : "Baik, silakan" katanya sambil terisak "tapi itu akan menjadi kata-katamu yang terakhir kepada saya!" 
suami : "Yah, aku masuk ke mobil untuk pulang, dan ini wanita muda ini meminta saya untuk mengangkatnya. Dia tampak tak berdaya. Saya merasa kasihan padanya dan mengijinkannya ikut ke dalam mobil.
Dia terlihat begitu kurus, tidak berpakaian rapi dan sangat kotor. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia tidak makan selama tiga hari.
Jadi, karena merasakasihan dan iba, saya membawanya rumah dan menghangatkan sop iga yang kamu buat semalam untuk saya, yang tidak kau makan karena  takut  akan bertambah gemuk. Dan, dia memakannya sampai habis.
Karena dia begitu kotor, maka saya menyarankannya untuk mandi.  Sementara dia mandi, saya melihat pakaiannya kotor dan penuh lubang, jadi saya membuangnya!
Lalu, karena dia membutuhkan pakaian, saya  memberikannyajins milikmu yang selama beberapa tahun tidak dipakai karenakatamu jins itu terlalu ketat.
Saya juga memberinya pakaian dalam yang saya hadiahkan saat ulang tahunmu, yang tidak kau pakai karena katamu tidak memiliki selera yang baik.
Saya menemukan blus seksi pemberian adik saya yang diberikan padamu sebagai hadiah, yang juga tidak pernah kau pakai karena terlalu seksi. Juga, saya berikan dia sepatu bot-mu yang dibeli di butik mahal dan tidak mengenakan karena seseorangdi tempat kerjamu, memiliki sepatu yang sama"
Suami menarik napas dan melanjutkan pembelaannya :  "Dia tampak sangat bersyukur atas kebaikan dan pemberian saya. Lalu, saat akan keluar pintu untuk pergi...dia menoleh padaku dengan air mata di mata berlinang dan berkata :  "Pleass....apa masih ada sesuatu milik istrimu yang tidak pernah digunakan??"


Lalu...inilah yang terjadi...




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar