Minggu, 18 Maret 2012

Cerita Insprirasi : Jendela Rumah Sakit





Ada dua orang pria, keduanya sakit parah, menempati kamar rumah sakit yang sama. Satu orang diizinkan untuk duduk di tempat tidurnya selama satu jam setiap sore untuk membantu mengeringkan cairan dari paru-parunya. Tempat tidurnya di samping jendela ruangan itu.

Pria yang satunya, tidak lagi membangunkan tubuhnya karena penyakitnya. Dan harus menghabiskan seluruh waktunya dengan telentang. Kedua pria itu sering mengobrol selama berjam-jam. Mereka berbicara tentang istri mereka dan keluarga, rumah mereka, pekerjaan mereka, keterlibatan mereka dalam pelayanan militer, dan kemana saja mereka pergi saat masa libur. 
Dan setiap sore, saat pria  yang satu duduk dekat jendela , dia akan mengisi waktunya dengan menjelaskan kepada rekan sekamarnya semua hal yang ia bisa lihat di luar jendela. Pada saat itulah, pria di tempat tidur lainnya,  mulai merasa hidup lagi. Satu jam kedepan, baginya dunianya kembali  diperluas dan dimeriahkan oleh semua kegiatan dan warna dunia luar yang diceritakan rekannya itu. 
"Dari balik jendela ini, ada sebuah taman dengan danau yang indah. Bebek dan angsa bermain di air sementara anak-anak bermain perahu layar buatan mereka. Tidak jauh dari situ, ada sepasang pecinta muda berjalan bergandengan tangan di tengah bunga-bunga dari setiap warna pelangi. Pohon besar tua menghiasi taman, dan pemandangan indah dari kota bisa terlihat di kejauhan" cerita orang itu. 
Pria dekat jendala menceritakan semua secara rinci dan indah, sementara pria di sisi lain ruangan akan menutup mata dan membayangkan pemandangan indah. 
Suatu sore yang hangat pria di dekat jendela menggambarkan sebuah parade yang lewat. Meskipun orang lain tidak bisa mendengar band, dia bisa melihatnya di benak pria dekat jendela, yang menggambarkan ceritanya  dengan kata-kata deskriptif.  

Hari dan minggu berlalu. 
Suatu pagi, perawat datang untuk membawa air untuk mandi mereka. Dia  menemukan tubuh tak bernyawa pria "dekat jendela", yang telah meninggal dengan tenang dalam tidurnya. Dia sedih dan memanggil petugas rumah sakit untuk mengurus jenazahnya. Tak lama setelah kepergian pria itu, pria yang satunya lagi bisa duduk dan mendapat kesempatan untuk duduk dekat jendela setiap hari. Setelah memastikan dia nyaman, perawatpun meninggalkan dia sendirian. 
Ketika dia menyadari keindahan dunia luar, dia begitu bersuka cita. Tapi sungguh menyakitkan, karena dia harus menikmatinya sendiri tanpa temannya yang yang telah pergi.

Perlahan-lahan, di beralih  melihat dari luar jendela ke samping tempat tidur. Dia hanya mendapati  dinding yang kosong. Pria itu lalu meminta dengan paksa, agar perawat  menjelaskan hal indah di luar jendela seperti yang pernah dilakukan rekan sekamarnya dulu. Perawat itu menjawab bahwa orang itu buta dan bahkan tidak bisa melihat dinding. 
Dia berkata, "Mungkin ia hanya ingin menghibur Anda."


2 komentar:

  1. Kisah yang sangat inspiratif...
    Kebetulan di bLog Ane juga ada, namun sudah berbentuk file MP3, jadi mungkin sangat bermanfaat bagi kita untuk memacu semangat ketika sedang loyo atau dimanfaatkan untuk lainnya. Jika sobat berkenan silahkan download di bLog Ane... Thanks,
    Salam bLogger..

    BalasHapus
  2. Terima kasih sudah bertandang..juga informasi yang menyempurnakan tulisan ini..

    salam kreasi

    BalasHapus